Kamis, 31 Januari 2013
Solo Heritage Escape: Kampoeng Batik Laweyan
Setelah pagi hingga siang hari saya menghabiskan waktu meng-explore Museum Batik House of Danar Hadi, sorenya saya memutuskan untuk berkunjung ke Kampung Batik Laweyan. Tempat ini direkomendasikan oleh dosen saya yang kebetulan asli Solo, beliau merekomendasikan beberapa tempat, namun karena saya mencari tempat yang mengandung unsur heritage dan fashion, maka ke tempat inilah kaki saya melangkah. Sebetulnya di Solo sendiri ada dua Kampoeng Batik, yaitu Kampoeng Batik Laweyan dan Kampoeng Batik Kauman. Kali ini ke Laweyan dulu ya...
Kawasan Kampung Batik Laweyan ini letaknya agak masuk ke sebuah jalan kecil, sepintas memang tampak seperti perumahan warga biasa....
malah sepintas, lokasinya mirip perumahan warga yang ada di belakang Kraton Yogyakarta.... di sini saya justru tertarik dengan arsitektur rumah-rumah warga yang mengesankan tempo doeloe...
Untuk aktivitas perbatikan sendiri, menurut warga yang saya temui tadi, bentuknya lebih ke arah industri batik rumahan, jadi konsepnya "rumahku galeriku". Tapi uniknya adalah, di sini kita bisa belajar alias les membatik, beberapa industri rumahan di sini sempat menerima kunjungan anak-anak sekolah bahkan rombongan wisatawan manca negara yang tertarik untuk belajar membatik. Wah seru sekali ya, kalau di Museum Danar Hadi kita bisa melihat proses membatiknya, di Laweyan kita bisa mempraktekkan prosesnya langsung. Sebetulnya ada dua tempat yang direkomendasikan oleh dosen saya di kawasan ini yaitu Omah Laweyan dan Batik Putera Laweyan.... sayangnya karena saya berkunjungnya sudah hampir maghrib dan perut sudah mulai keroncongan, jadi saya belum berkesempatan mendatangi kedua tempat itu.... next time semoga bisa keputar semuanya yaaa ^^v
Nah yang penasaran sama kawasan ini silahkan datang ke Kampoeng Batik Laweyan yang ada di sepanjang Jalan Sidoluhur, Solo ☺
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar